![]() |
| Sumber: https://pxhere.com |
Sri Wintala
Achmad
Siang yang Terik
Matahari
mendesis bagai seekor kobra
Dari
balik tembok belumut retak-retak
Bersama
angin menggasing
Sepanjang
jalan berapi: melarikuburkan
Manusia
kita dari pusat kota
Hingga
makam puncak bukit
Tiada
kupu-kupu bersayap baja
Selain
capung-capung kertas terbakar
Berhamburan
dari bangunan tua yang
Runtuh
tiba-tiba, seusai
Dibangun
tangan peradaban kita
Jauh
sebelum datangnya bencana
Yogyakarta-Cilacap,
2016

No comments:
Post a Comment