![]() |
| Sumber: https://draft.blogger.com |
PENARIKU II
Dari
matanya yang membidikkan anak panah
Aku
menangkap dendam terasah, sebagaimana
Api
yang memercik lewat getar bibirnya
Membakar
seluruh isi panggung
Hingga
penariku yang
Tengah bertikai Sesama
penari, alpa
Genangan darah saudaranya sendiri yang
Untuk dikorbankan demi sepapar
lakon
Di
atas panggung, penariku menangis
Sebab
serasa ada yang retak dari harapan
: Damainya suatu negeri
Yogyakarta-Cilacap,
2016

No comments:
Post a Comment