Monday, July 30, 2018

PERBURUAN HUTAN KABUT /9/

Sumber: https://draft.blogger.com
Sri Wintala Achmad
PENARIKU II

Dari matanya yang membidikkan  anak panah
Aku menangkap dendam terasah, sebagaimana
Api yang memercik lewat getar bibirnya
Membakar seluruh isi panggung
Hingga penariku yang
Tengah bertikai Sesama penari, alpa
Genangan darah saudaranya sendiri yang
Untuk dikorbankan demi sepapar lakon

Di atas panggung, penariku menangis
Sebab serasa ada yang retak dari harapan
: Damainya suatu negeri

Yogyakarta-Cilacap, 2016

No comments:

Post a Comment