OBSESI BUAH APEL
Menitipkan
salam merpati pada kepak jam yang
Bergegas
meranumkan apel di musim panen
Di
mana bakal kita bagi sebelahan-sebelahan
Sebagaimana
Adam dan Eva
Atas
nama ketelanjangan arogansi langit
Sebelum
matahari dimuntahkan dari rahim pagi
Bersama
tangis anak pertama
Biarlah
belah apelku belah apelmu
baginya
:
Raja kecil berparas laut bermahkota mutiara
Dari
mata air kita muasal cinta
Yogyakarta-Cilacap,
2016

No comments:
Post a Comment