![]() |
| https://pixabay.com |
Sri
Wintala Achmad
PANTAI KUKUP
tentu
kau masih ingat
perihal
pelukan kukup erat-erat
ketika
malam menggigilkan rembulan
hingga
gairahmu serupa sumbu lilin
yang
tersulut api cinta
tentu
kau masih mengenang
angin
yang menyingkap nakal gaunmu
hingga
serupa ken dedes di mata arok
kau
tersipu malu, ketika
rembulan
diranggas seekor camar
kau
pun masih mencatat
persetubuhan
laut dan rembulan
hingga
pasang cintamu meluap ke pantai
namun
seusai fajar, kau menangis
: cinta
tak ubah pelangi pada ilusinya
Gunungkidul-Cilacap, 09102018

No comments:
Post a Comment