Sri Wintala Achmad
Ketika Kau Ingin Pulang ke Rahim Ibu
Ingin
kau pulang ke rahim ibu. Rumah kecil yang damai, meski menyeruakkan bau limbah.
Manakala tiktak-tiktak jarum jam yang kau dengar, serasa alarm bom yang
diletakkan para teroris di setiap sudut kota.
Serupa
siang yang sejenak memberimu ruang sembunyi dari buruan angan, malam ini kau
ingin berjaga di gendongan ibu. Sebab tidur hanya menjemput mimpi buruk.
Tentang hantu yang meneror dengan kuku dan taring singa.
Hanya
kepada ibu, kau labuhkan badai yang menggempur karang jiwa. Hingga terpahami
kalau ibu seorang maharatu, yang akan meredam teror matahari hanya dengan setetes
air dari goci cinta.
Cilacap, 02062014

No comments:
Post a Comment