Monday, July 30, 2018

PERBURUAN HUTAN KABUT /12/

Sumber: https://fr.aliexpress.com
Sri Wintala Achmad
STASIUN TUGU YOGYA

/1/
Lonceng mengelenengkan isyarat
Kereta bakal berangkat, namun
Achmad tak bergegas kemas
Melunasi janji Kekasihnya di batas kota
Selain menulis puisi yang belum selesai
Di ruang tunggu segigil rembulan

/2/
Kereta datang pergi, namun
Belum ada yang Achmad pahami
Tentang rahasia ruang penantian
Selain mimpi yang terbusauapkan
Serta bukan langkah jarum yang
Digerakkan jam-jam tergantung
Sebagaimana penyair itu yang
Menghangatkan beku jiwa
Dengan secangkir puisi

/3/
Di ruang paling sudut
Saat paras rembulan tergores awan
Achmad menunggu, bukan
Kepada Shofia, Enes, atau Emilia
Melainkan Kekasihnya jauh di kota kabut
Yang niscaya tiba menjemputnya
Bersama kereta terakhir
Ke suatu negeri baru, di mana
Cinta bakal tumbuh abadi

/4/
Achmad menggambar kereta
Dengan Tuhan sebagai masinisnya
Menuju stasiun terakhir, di mana
Tak ada jam atau ruang tunggu
Jauh di balik bukit kabut

Yogyakarta 2016

No comments:

Post a Comment