![]() |
| Sumber: https://fr.aliexpress.com |
PARANGKUSUMA
Tak ubah laut, kita berbahasa
sama
Dalam
mencintai gelombang
Hingga tak lagi paham
Di
mana batas suka dan duka yang
Mengristal serupa sanggama
yin-yang
Menuju desah orgasmus paling fajar
Bersama nelayan pulang
Melabuhkan
pelayaran belum usai
Senasib
puisi yang kita gubah malam ini
Yogyakarta-Cilacap,
2016

No comments:
Post a Comment