Monday, July 30, 2018

PERBURUAN HUTAN KABUT /13/

Sumber: https://fr.aliexpress.com
Sri Wintala Achmad
PARANGKUSUMA

Tak ubah laut, kita berbahasa sama
Dalam mencintai gelombang
Hingga tak lagi paham
Di mana batas suka dan duka yang
Mengristal serupa sanggama yin-yang
Menuju desah orgasmus paling fajar
Bersama nelayan pulang
Melabuhkan pelayaran belum usai
Senasib puisi yang kita gubah malam ini

Yogyakarta-Cilacap, 2016

No comments:

Post a Comment