Monday, August 13, 2018

MATINYA LELAKI PEMUJA CINTA /5/


Sumber: http://gwp.co.id

Sri Wintala Achmad
MATINYA LELAKI PEMUJA CINTA

Sesabit bulan sesabit cinta
Memenggal kepalamu berdarah-darah
Sesudah kekasihmu meloakkan tubuhnya
Di pasar-pasar berahi

Tanpa kepala, kau tersungkur di tepi jalan
Mati sebagai pemuja cinta yang
Menggairahkan seperti lipstik merah mawar
Di setangkup bibir pramuria

Sesampai fajar, kau yang akan dikuburkan
Tercatat di buku sejarah orang tolol yang
Selalu berpikir dengan hati, bukan
Dengan benak di kepala

Cilacap, 2016


No comments:

Post a Comment