![]() |
| Sumber: ttps://www.kaskus.co.id |
Sri Wintala Achmad
PAKUALAMAN
AMBANG FAJAR
Lelaki
lelap tertidur, seusai
Kemabukan
mentok di ubun kepala
Hingga
ekstase yang
Terbangun
dari berbusa bualan
Tak
ubah serakan daun kerontang
Disapu
waktu sebagai potret kekalahan
Di
naungan beringin purba
Kucing
coklat bermata penyair
Ialah
aku yang memuisikan kekalahan
Lelaki
itu, sebagai mimpi berlengkung bianglala
Setiba
fajar, ia akan kembali mengubur mimpinya
Di
liang lahat matahari paling jahanam
Yogyakarta-Cilacap,
2016

No comments:
Post a Comment