![]() |
| https://klipingsastra.com |
Sri Wintala Achmad
MALAM
SEBELUM TIDUR
“Dzikir siapa
berceceran di atas sajadah, hingga semut-semut mengerumuni karena manisnya?”
tanya seorang bocah pada ayahnya.
“Dzikir ibumu.
Sesudah sesiang ia serupa lebah yang memaknai nektar persembahan bunga-bunga
sebagai madu. Kasih yang dimatangkan ke dalam hakikat cinta.”
“Doa siapa yang
menyala di ruang tamu, hingga laron-laron mengerubungi karena terangnya?” tanya
bocah itu lagi pada ayahnya.
“Doa ibumu.
Sesudah sesiang ia serupa telaga yang memantulkan cahaya matahari ke dasarnya.
Jalan terang bagi anak-anak dari negeri kegelapan.”
“Puisi siapa
yang dibacakan sebelum tidur, hingga aku terbuai serupa anak kera di bawah
tetek induknya?” tanya terakhir bocah itu pada ayahnya.
“Puisi ibumu.
Sesudah sesiang ia serupa angin yang mengubah bara matahari menjadi hijau
lautan. Dari sanalah, kau akan tahu dimana letak surga.”
Cilacap, 30092013

No comments:
Post a Comment