![]() |
| https://nyero.id |
Sri
Wintala Achmad
KAFE, SUATU MALAM
Gelas-gelas di meja tinggal nyisakan ampas kopi
berserakan puntung rokok di lantai kafe
lidahmu kering, mulutmu kehabisan kata-kata
tablet mulai kaujadikan selingkuhan yang
lebih menggemaskan dari hostes pilihan
Dendam rindu sudah terbagi, namun
kau belum beranjak dari kafe
pulang ke rumah yang
telah berubah menjadi gudang
masalah, arena perseteruan
Seusai bangku-bangku kosong
kautinggalkan kafe yang sesenyap makam
tua: tempat mayatmu kelak dikuburkan
tanpa tabur bunga tanpa asap dupa, bersama
orang-orang yang tewas di tepi ring pertarungan

No comments:
Post a Comment