Thursday, March 21, 2019

NARSIS /3/

http://youthstudent07.blogspot.com

Sri Wintala Achmad
PERGI DAN PULANG SEBAGAI TAMU

Sering kau mengurung di dalam rumah
bukan untuk bercumbu dengan bantal
dan guling. Selain mencari bayangan diri
tersingsal di balik lipatan-lipatan kegelapan

Pagi, kau selalu membuka pintu
bagi guru yang akan datang untuk mengajarkan
menundukkan kepala pada tamu, karena lebih tinggi
harganya dari hidangan lengkap di meja makan

Sesudah menutup pintu rapat-rapat
kau tinggalkan rumah untuk menyambangi
kota demi kota yang merundukkan gedung-gedung
dalam kemabukan cahaya selepas purnama

Kelak kau pun pulang ke rumah sebagai tamu
bukan untuk apa, selain menjenguk bayangan wajah
apakah ia masih mengenalimu baik-baik, ketika
mengaca di cermin pada malam mati lampu?

Cilacap, 25 Mei 2015

No comments:

Post a Comment