| http://youthstudent07.blogspot.com |
Sri
Wintala Achmad
PERGI
DAN PULANG SEBAGAI TAMU
Sering kau mengurung di dalam rumah
bukan untuk bercumbu dengan bantal
dan
guling. Selain mencari bayangan diri
tersingsal di balik lipatan-lipatan kegelapan
Pagi, kau selalu membuka pintu
bagi guru yang akan datang untuk mengajarkan
menundukkan kepala pada
tamu, karena lebih tinggi
harganya dari hidangan lengkap di meja makan
Sesudah menutup pintu rapat-rapat
kau
tinggalkan rumah untuk menyambangi
kota demi kota yang merundukkan gedung-gedung
dalam
kemabukan cahaya selepas purnama
Kelak
kau pun pulang ke rumah sebagai tamu
bukan untuk apa, selain menjenguk bayangan wajah
apakah ia masih mengenalimu baik-baik, ketika
mengaca
di cermin pada malam mati lampu?
No comments:
Post a Comment