Friday, March 22, 2019

NARSIS /7/

https://dunialukisan-javadesindo.blogspot.com

Sri Wintala Achmad
BELAJAR PADA KUCING

Belajar pada kucing
agar dapat membunuh lawan dengan arif
bukan dengan menerkam dari samping, atau
belakang. Apalagi bernyali mencabik-cabiknya
selagi lawan masih bisa lantang berteriak

Kucing adalah guru, yang
mengajarkan lebih tajamnya hidung
dan mata dari pada gigi dan kuku-kukunya
: dua senjata pamungkas untuk mendeteksi jejak
atau ruang intai lawan di balik kegelapan malam

Hingga waktunya, kucing itu serupa kita
yang harus mengikuti cara hidup harimau
ketika rumah peradaban telah mentakhtakan hukum
rimba. Di mana kubu lawan dan kubu kawan
tak terlihat lagi garis pembatasnya

Cilacap, 21 Mei 2015

No comments:

Post a Comment